Minggu, 25 Desember 2022

Mengenal Sistem Pencernaan Kita

 

Gambar 1. Sebuah keluarga yang sedang makan bersama.
Salah satu ciri makhluk hidup yaitu membutuhkan makanan. Makanan yang telah dicerna oleh tubuh akan dihasilkan nutrisi atau zat makanan yang diperlukan bagi tubuh untuk digunakan sebagai energi untuk beraktivitas baik itu pertumbuhan dan perkembangan mahkluk hidup. Adapun bagian tubuh yang berperan dalam mencerna makanan yaitu sistem organ pencernaan. Lalu, apa sajakah bagian-bagiannya ? dan, Bagaimanakan peranannya dalam mencerna makanan ? Silahkan simak lebih lanjut dan lebih dalam ya !

A. Pengertian & Macamnya
Sistem pencernaan adalah sekumpulan jaringan atau organ yang berperan dalam mencerna makanan yang kompleks menjadi nutrisi atau zat makanan dalam bentuk sederhana yang mudah diserap oleh tubuh. Pencernaan makanan pada manusia bersifat ekstraseluler (berlangsung di luar sel). Proses pencernaan meliputi 4 tahapan yaitu ingesti (masuknya makanan ke dalam mulut), digesti (makanan dicerna), absorpsi (makanan diserap), dan eliminasi (mengeluarkan) sisa-sisa pencernaan. Adapun macam-macam pencernaan, yaitu :
1. Mekanik artinya pencernaan yang melibatkan saluran pencernaan (Tractus Digestivus).
2. Kimiawi artinya pencernaan dengan bantuan enzim yang dihasilkan oleh kelenjar pencernaan (Glandula Digestoria).

B. Alat Pencernaan Manusia
Adapun alat pencernaan manusia terdiri dari 2, yaitu :
1. Saluran Pencernaan (Tractus Digestivus)
a. Rongga mulut (Cavum oris)
Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. Di dalam mulut terjadi pencernaan makanan secara mekanik dan kimiawi dengan bantuan organ aksesoris seperti gigi, lidah, dan kelenjar ludah (saliva). Berikut penjelasan masing-masing organ aksesoris pada rongga mulut , yaitu :
1) Gigi (Dens)
Gigi berperan dalam mengunyah makanan sehingga makanan menjadi halus. Terdapat 4 macam gigi yaitu seri (insisivus/insisor), taring (caninus), geraham depan (premolar), dan geraham belakang (molar). Setiap jenis gigi memiliki peranannya masing-masing yaitu gigi seri berperan dalam memotong makanan, gigi taring merobek makanan, dan gigi geraham baik depan maupun belakang berperan dalam mengunyah makanan. 

Manusia selama hidupnya memiliki 2 susunan gigi. Susunan gigi yang awal pertama kali muncul ketika bayi berumur sekitar 6-8 bulan hingga menjadi lengkap jumlahnya setelah umur 2 tahun. Susunan gigi ini disebut gigi susu yang terdiri dari 20 gigi. Kemudian, gigi susu pada akhirnya akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap pada anak usia sekita 6-7 tahun. Susunan gigi tetap ini terdiri dari 32 gigi. 

Secara strukturnya, gigi memiliki 3 bagian utama yaitu mahkota gigi (corona), dan akar gigi (radiks). Mahkota gigi terletak di atas gusi akar gigi terletak di dalam gusi. Mahkota gigi dilapisi oleh email yang mana dibawah email terdapat dentin yang sekeras tulang. Di bawah dentin juga terdapat rongga gigi yang berisi pembuluh darah dan saraf. Hal ini dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Bagian-bagian Gigi
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
2)Lidah (Lingual)
Lidah berperan dalam mengaduk makanan di dalam rongga mulut dan membantu mendorong makanan masuk ke dalam kerongkongan. Selain itu lidah berfungsi sebagai alat pengecap yang dapat merasakan rasa manis, asam, pahit, dan asin. Hal ini dikarenakan pada lidah terdapat ribuan kuncup pengecap yang terletak pada ujung Papillae (tunggal: papilla). Hal ini dapat dilihat pada gambar 3.
 
Gambar 3. Bagian-bagian Lidah
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
3)Kelenjar ludah (Saliva)
Kelenjar ludah berperan dalam menghasilkan ludah atau air liur (saliva). Kelenjar ludah di dalam rongga mulut ada 3 pasang, yaitu : 
a) Kelenjar parotis, terletak di bawah telinga. 
b) Kelenjar submandibularis, terletak di bawah rahang bawah. 
c) Kelenjar sublingualis, terletak dibawah lidah. 
Ludah berperan dalam membasahi dan melumasi makanan sehingga makanan mudah ditelah. Di dalam ludah enzim ptialin (amilase) yang berperan dalam mencerna makanan yang mengandung karbohidrat (amilum) menjadi maltosa. Hal ini dapat dilihat pada gambar 4.
Gambar 4. Kelenjar Ludah
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
b. Kerongkongan (Esofagus)
Kerongkongan merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Pada kerongkongan makanan dicerna menjadi bolus dan diteruskan ke lambung dengan jalan didorong melalui gerakan peristaltik. Gerakan peristaltik dapat dilihat pada gambar 5.
Gambar 5. Mekanisme Gerak Peristaltik
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
c. Lambung (Ventrikulus)
Lambung merupakan suatu kantong besar sebagai penyimpanan makanan dan tempat terjadinya pencernaan makanan secara mekanik dan kimiawi. Secara struktur, Lambung terdiri atas 3 bagian utama yaitu cardiak, fundus, dan pilorus. Dinding lambung tersusun otot yang kuat sehingga otot lambung mengaduk dan mencampur bolus dengan getah lambung yang dihasilkan oleh sel-sel kelenjar di dinding lambung serta diperoleh bubur kim (chyme). Getah lambung berperan dalam pencernaan secara kimiawi dan terdiri dari asam klorida/lambung (HCl),pepsin, dan renin. Berikut gambar struktur lambung. 
Gambar 6. Struktur lambung
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
d. Usus Halus (Intestinum)
Usus halus merupakan saluran yang berperan mencerna makanan yang berasal dari lambung (chyme) menjadi nutrisi makanan yang akan diserap ke dalam tubuh. Secara struktur, usus halus terdiri dari 3 bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). 
Di dalam usus halus juga terjadi pencernaan kimiawi yang melibatkan berbagai enzim. Struktur usus halus dapat dilihat pada gambar berikut ini.
Gambar 7. Penampang melintang usus halus manusia
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
Pada dinding usus halus terdapat jonjot-jonjot usus yang disebut Vili (liat gambar di atas). Vili berperan dalam memperluas area bidang penyerapan usus halus sehingga sari makanan dapat terserap lebih banyak dan cepat. Dinding vili banyak mengandung pembuluh kapiler dan pembuluh limfatik (pembuluh getah bening). Adapun sari makanan yang larut dalam air seperti glukosa, asam amino, vitamin (B dan C), mineral lain itu diserap oleh pembuluh darah kapiler. Sedangkan, sari makanan yang larut dalam lemak seperti asam lemak, vitamin (A,D,E,K), empedu akan diserap melalui pembuluh kil (lacteal) dan diangkut oleh pembuluh limfatik.
e. Usus Besar (Kolon)
Sisa-sisa pencernaan makanan yang tidak diserap oleh usus halus akan diteruskan ke usus besar. Usus besar merupakan saluran yang terdiri atas 3 bagian yaitu bagian yang naik (asenden), mendatar (transenden), dan menurun (desenden). Pada pertemuan antara usus halus dan usus besar terdapat usus buntu (secum) dan umbai cacing (apendiks). Usus besar memiliki peranan penting diantaranya membantu proses pembusukan sisa makanan dengan bantuan bakteri Escherichia Coli, melakukan penyerapan air kembali (reabsorbsi), menghasilkan vitamin K dan asam amino oleh bakteri yang terdapat di usus besar. untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 8. Penampang usus besar manusia
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
f. Rektum & Anus
Rektum merupakan bagian akhir dari usus besar. Di dalam rektum sudah tidak terjadi penyerapan apapun. Rektum merupakan tempat penampungan sementara sisa pencernaan sebelum dikeluarkan melalui lubang pengeluaran yang disebut anus. untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 9. Rektum & Anus manusia
Sumber : https://biologigonz.blogspot.com/
2. Kelenjar Pencernaan (Glandula Digestoria)
Kelenjar pencernaan berperan menghasilkan berbagai enzim pencernaan yang digunakan dalam membantu proses pencernaan makanan secara kimiawi. Kelenjar pencernaan terdiri atas kelenjar ludah (saliva), lambung, pankreas, hati, usus halus yang menghasilkan menghasilkan enzim/getah pencernaan sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut.
Referensi.
Pujiyanto, Sri. 2012. Menjelajah Dunia Biologi 2. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. hlm: 146-153.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Sistem Pencernaan Kita

  Gambar 1. Sebuah keluarga yang sedang makan bersama. Salah satu ciri makhluk hidup yaitu membutuhkan makanan. Makanan yang telah dicerna o...